Tentang Perkumpulan

Persatuan Anak Dayak Borneo (PERADAK BORNEO) merupakan organisasi sosial-kultural yang lahir dari semangat kolektif masyarakat Dayak untuk menjaga jati diri, memperkuat persatuan, serta memperjuangkan masa depan yang bermartabat bagi generasi Dayak di tengah dinamika perubahan zaman.

Didirikan pada hari Senin, 20 Oktober 2022 di Kota Palangka Raya, Provinsi Kalimantan Tengah, PERADAK BORNEO hadir sebagai wadah resmi dan terstruktur yang menghimpun anak-anak Dayak dari berbagai latar belakang—baik yang tinggal di pedalaman, pesisir, maupun perkotaan—dalam satu semangat kebersamaan dan kekeluargaan.

Sebuah Gerakan Sosial dan Budaya

PERADAK BORNEO bukan sekadar organisasi formal, melainkan sebuah gerakan sosial dan kebudayaan. Organisasi ini dibentuk sebagai respons atas berbagai tantangan yang dihadapi masyarakat Dayak, antara lain pengikisan identitas budaya akibat globalisasi, keterbatasan akses terhadap pendidikan dan ekonomi, serta belum optimalnya perlindungan hak-hak masyarakat adat, wilayah adat, dan lingkungan hidup.

Melalui pendekatan yang berakar pada nilai adat dan budaya Dayak, PERADAK BORNEO berupaya menjadi ruang persatuan, penguatan kapasitas, serta penggerak perubahan yang berdampak nyata bagi masyarakat adat.

Inklusivitas dan Persaudaraan

PERADAK BORNEO bersifat terbuka dan inklusif. Keanggotaannya tidak hanya terbatas pada masyarakat Dayak secara etnis, tetapi juga terbuka bagi siapa pun yang memiliki kepedulian, keterikatan historis, serta komitmen untuk bersama-sama memajukan dan memartabatkan masyarakat adat secara bermartabat.

Semangat gotong royong, musyawarah, dan persaudaraan menjadi fondasi utama dalam setiap aktivitas organisasi, serta menjadi jembatan dalam menjalin kolaborasi dengan pemerintah, sektor swasta, lembaga swadaya masyarakat, dan komunitas lainnya di tingkat lokal, nasional, maupun internasional.

Komitmen Kebangsaan

Dalam seluruh gerak dan kegiatannya, PERADAK BORNEO berlandaskan pada nilai-nilai Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, serta menjunjung tinggi keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

PERADAK BORNEO meyakini bahwa masyarakat adat Dayak merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari bangsa Indonesia, dengan hak dan kewajiban yang setara dalam proses pembangunan nasional serta kehidupan berbangsa dan bernegara.

Posisi dan Arah Gerak

Dengan sekretariat yang berkedudukan di Kota Palangka Raya, yang dikenal sebagai salah satu pusat budaya dan spiritual masyarakat Dayak, PERADAK BORNEO menempatkan dirinya sebagai simpul strategis penggerak kebudayaan dan pemberdayaan masyarakat adat.

Ke depan, PERADAK BORNEO berkomitmen untuk terus mengembangkan jaringan organisasi hingga ke berbagai daerah, memperluas dampak sosial, serta berperan aktif dalam:

  • Melestarikan budaya dan adat Dayak;
  • Memberdayakan masyarakat adat secara berkelanjutan;
  • Memperjuangkan keadilan sosial dan hak-hak masyarakat adat;
  • Mengangkat harkat dan martabat Dayak di tingkat nasional dan global.

Dengan filosofi “Menjaga Akar, Menembus Langit”, PERADAK BORNEO bertekad untuk tetap berakar kuat pada nilai-nilai leluhur, sembari mendorong generasi Dayak untuk bermimpi besar, berdaya saing, dan berkontribusi aktif bagi Indonesia dan dunia.

Below Article Ad
Selamat Hari Pers 2026
Ads 1200x250
Selamat Hari Pers 8
Selamat Hari Pers 2
Selamat Hari Pers 5
Selamat Hari Pers 6
Selamat Hari Pers 7
Selamat Hari Pers 10
Back to top button
error: Konten ini dilindungi hak cipta Media Online PERADAK BORNEO!!