Gerakan Tanam Serentak di Kotim Capai 284 Hektare, Dukung Ketahanan Pangan Daerah

Siap diputar

PERADAK BORNEO, SAMPIT – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur melaksanakan gerakan tanam padi serentak di lahan Cetak Sawah Rakyat (CSR) dengan target seluas 284 hektare sebagai upaya memperkuat ketahanan pangan.

Penjabat Sekretaris Daerah Kotim, Umar Kaderi, mengatakan kegiatan ini menjadi bagian dari strategi peningkatan luas tanam sekaligus optimalisasi lahan pertanian, khususnya di wilayah tadah hujan.

“Ini merupakan langkah konkret dalam menjaga ketersediaan pangan di tengah tantangan perubahan iklim,” ujarnya, Kamis.

Ia menjelaskan, program tersebut merupakan bagian dari gerakan nasional yang dipusatkan di Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan, dengan target penanaman di Kalimantan Tengah mencapai 5.000 hektare.

Untuk Kotawaringin Timur, kegiatan dipusatkan di lahan CSR Kelurahan Baamang Hulu, Kecamatan Baamang, yang dikelola Kelompok Tani Mandiri Makmur. Dari total lahan sekitar 35 hektare, sebanyak 5 hektare telah mulai ditanami.

Menurut Umar, keberhasilan program ini sangat bergantung pada ketepatan waktu tanam, terutama menghadapi prediksi musim kemarau yang diperkirakan mulai pada akhir Juni.

“Diharapkan penanaman ini bisa dipanen sebelum puncak kemarau, sehingga hasilnya tetap optimal,” katanya.

Ketua Tim Kerja Penyuluhan Pertanian Kotim, Ahmad Rifani, menambahkan bahwa program ini juga mendukung target luas tambah tanam (LTT) pada April 2026 yang mencapai 834 hektare.

Ia menyebut, penanaman di lahan CSR menjadi salah satu upaya penting dalam mendorong swasembada pangan berkelanjutan di daerah.

Baca juga »  Pemko Palangka Raya Gencarkan Program Cegah Stunting, Targetkan Angka di Bawah 20 Persen

Sementara itu, Sekretaris Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kotim, Permata Fitri, menjelaskan bahwa program cetak sawah ini merupakan hasil kegiatan tahun sebelumnya yang terus dilanjutkan.

Lahan yang telah direalisasikan tersebar di beberapa kecamatan, di antaranya Baamang, Teluk Sampit, Pulau Hanaut, dan Mentaya Hilir Selatan.

Menurutnya, dukungan dari Kementerian Pertanian berupa benih dan sarana produksi sangat membantu petani dalam memulai proses tanam.

“Dengan adanya program ini, diharapkan luas lahan sawah bertambah dan ketahanan pangan daerah semakin kuat,” ujarnya.

Pemerintah daerah juga terus memperkuat sinergi dengan berbagai pihak untuk memastikan program berjalan lancar dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Tampilkan Lebih Banyak
Below Article Ad
Selamat Hari Pers 2026
Ads 1200x250
Selamat Hari Pers 8
Selamat Hari Pers 2
Selamat Hari Pers 5
Selamat Hari Pers 6
Selamat Hari Pers 7
Selamat Hari Pers 10
Back to top button
error: Konten ini dilindungi hak cipta Media Online PERADAK BORNEO!!